<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-42548079936130996</id><updated>2012-01-05T20:22:51.721-08:00</updated><category term='Sosial-Politik'/><category term='keluh*kesah'/><title type='text'>for A Better World</title><subtitle type='html'>Tong yang berisi pikiran-pikiran untuk membuat dunia ini menjadi lebih baik dari kemaren. Dan esok itu pasti!</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://henry-21.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/42548079936130996/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://henry-21.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Henry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18402634421711975450</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/-IcAImyHvFjg/TwZz7aosoCI/AAAAAAAAAEI/5C08QDis2X8/s220/IMG_4861.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>6</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-42548079936130996.post-1913684677099429384</id><published>2010-10-22T19:22:00.000-07:00</published><updated>2010-10-22T19:58:23.669-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluh*kesah'/><title type='text'>23....i'm ready!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/TMJPAJBMCFI/AAAAAAAAAD0/kVtHs8ifQPw/s1600/sunrise.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/TMJPAJBMCFI/AAAAAAAAAD0/kVtHs8ifQPw/s320/sunrise.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5531070156203886674" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;23, angka setelah 22. Angka ini adalah angka terbaru menjadi penunjuk berapa lama aku telah menikmati hidup di dunia ini. 23 tahun sudah, banyak kenangan yang sudah aku lewati, bersama kelauarga, sahabat, dan orang-orang di sekelilingku. 23 tahun pula, masih banyak mimpi yang belum aku wujudkan...fiuhhh. But it's OK, itulah yang harusnya membuat bekerja lebih keras lagi. &lt;br /&gt;Sedikit melihat kilas balik hidupku, selama setahun. Banyak masalah, tetapi berhasil pula aku melewatinya. Pertama, ketika aku keluar dari perusahaanku kerja pertama kali,  di Indomaret. Awalnya, tak ada perasaan menyesal, tetapi ketika pulang, melihat ibuku bersedih, rasanya hati ini seperti terpukul ratusan kali. Maafkan aku ibu.Tetapi terima kasih pula untuk ibuku...bagiku dia adalah orang yang paling keras memberi semangat kepadaku supaya tidak patah arah. Thx Mom!&lt;br /&gt;Lewat beberapa bulan, aku mengikuti beberapa tes di beberapa perusahaan. Bukannya sombong, hampir di semua perusahaan yang aku lamar, aku selalu lolos sampai tahap interview akhir, tapi sering pula aku gagal di situ. Tapi sekitar bulan Juni, akhirnya aku lolos juga melewati semua tahap di sebuah bank nasional yang cukup ternama, BII. Pertama kali, mengatahui hasil itu, ibu dan bapak sangat girang sekali, senang melihat mereka bangga terhadapku. Tapi, lagi-lagi hal itu hancur begitu saja di depan mata ketika medical check(cek kesehatan) menggagalkan aku menjadi calon pegawai di perusahaan itu. Kecewa, sangat kecewa, aku pada hari itu. Bagaimana tidak????? secara kemampuan aku bisa, tapi hanya karena rekam medis, aku dibatalkan begitu saja. Pada waktu itu, saking begitu kecewanya, aku bahkan sangat marah pada TUHAN....aku terus bertanya??? kenapa aku??? Apakah aku terlalu berdosa, aku mampu tetapi TUHAN tak mengijinkanku. Bahkan hanya karena itu, hampir 2 bulan lamanya aku tidak masuk ke pelataran gereja sekalipun. Kekecewaanku benar-benar memuncak. (maafkan aku TUHAN....). Satu-satunya orang yang membuatku tidak jatuh tersungkur adalah ibuku. Dia terus mendorongku, mengingatkanku, bahwa TUHAN punya jalan yang LEBIH BAIK.dan dia terus berdoa untuk aku, bahkan setiap tengah malam, aku selalu melihatnya bersimpuh berdoa untuk aku dan saudaraku. Itu pulalah yang membuatku sadar, dan tak mau terpuruk. Untuk kesekian kalinya Terima kasih Ibuku.&lt;br /&gt;Sampai akhirnya di bulan Juli, aku mengikuti tahap seleksi di anak perusahaan Astra, yaitu FIF yang bergerak pada kredit motor. Dan aku percaya, bahwa jika bukan karena campur tangan TUHAN dan doa ibuku yang sangat aku tidak mampu lolos pada seleksi itu. Lega rasanya akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan lagi, dan bergabung diperusahaan besar, membuat Ibu bisa sedikit bangga terhadapku. Walaupun masih dalam proses training, tetapi aku terus belajar supaya aku bisa menajdi bagian tetap dari keluaraga besar di PT.FIF. 23 tahun, dan sekarang aku berada di kota yang jauh dari ibu dan kelauargaku.Tetapi itulah yang membuat aku lebih memaknai usiaku ini..cukup hanya mendengar ucapan dan doa dari ibu lewat telepon di pagi tanggal 21 Oktober,sudah sangat membuatku mampu berdiri menatap masa depanku. &lt;br /&gt;Terima kasih Tuhan, terima kasih Ibu, dan terima kasih keluarga dan temanku.&lt;br /&gt;Aku siap menapaki di usia yang baru...selamat datang tantangan baru!!!!!&lt;br /&gt;Di usia 23, banyak mimpi di depan mata yang akan terwujud, Mbah Kakung yang akan dibaptis, OJT MDP FIF, dan banyak lagi. Jadi tidak ada alasan untuk tidak semangat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/42548079936130996-1913684677099429384?l=henry-21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://henry-21.blogspot.com/feeds/1913684677099429384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://henry-21.blogspot.com/2010/10/23im-ready.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/42548079936130996/posts/default/1913684677099429384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/42548079936130996/posts/default/1913684677099429384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://henry-21.blogspot.com/2010/10/23im-ready.html' title='23....i&apos;m ready!!!'/><author><name>Henry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18402634421711975450</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/-IcAImyHvFjg/TwZz7aosoCI/AAAAAAAAAEI/5C08QDis2X8/s220/IMG_4861.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/TMJPAJBMCFI/AAAAAAAAAD0/kVtHs8ifQPw/s72-c/sunrise.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-42548079936130996.post-8857622579279274948</id><published>2009-03-20T01:25:00.000-07:00</published><updated>2009-03-20T01:30:16.799-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluh*kesah'/><title type='text'>Tuhan, Jangan Ambil Ibuku….</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/ScNT9eIBPYI/AAAAAAAAAC8/NTplbcyOQuU/s1600-h/Mom+and+Son+at+Palm+Beach.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 214px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/ScNT9eIBPYI/AAAAAAAAAC8/NTplbcyOQuU/s320/Mom+and+Son+at+Palm+Beach.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5315184300751142274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; Dulu aku tak pernah bisa menghargai makna orang tua, untuk ibu ku sekalipun. Mereka hanya kuanggap orang tua yangmenafkahi dan menjad itempat tinggal ku sebelum aku menjadi dewasa dan siap untuk mandiri. &lt;br /&gt; Tetapi semua itu berubah, ketika aku harus belajar untuk hidup tidak tinggal rumah seatap bersama ibuku. Mungkin tak  sejauh ribuan pulau dan samudera, tapi jarak yang ada antara ibu dengan aku ketika aku menempuh studi di luar kota, membuat aku merindukan sosok ibu di selalu di sampingku. Aku baru sadar bahwa selama ini akumasih bersandar di punggung ibuku, bahkan ketika hancur emuk diriku, satu-satunya orang yang masih mau memeluk, dan mengusap air mataku hanya satu, ibuku.&lt;br /&gt; Terlebih lagi saat cobaan itu datang. Pada tahun ketiga aku menempuh kuliah, tiba-tiba ibuku jatuh sakit. Awalnya kami mengira itu sakit bias a, paling besok juga sembuh. Tapi hingga berbulan-bulan penyakit itu tak kunjung pergi, dan ibu semakin lemah. Bahkan untuk memasakan kami makanan pun, ibu tak mampu lagi. Bedasekali dengan ibu yang aku kenal, ibu yang tangguh,kuat dan menjadi punggung hidupku. &lt;br /&gt; Setelah dibawa ke rumah sakit, ternyata ibuku menderita penyakit lever, tepatnya hepoatitis, dan sudah sangat akut. Saat itu pikiranku langsung kalut, akut takut kehilangan ibuku. Apalagi, saat-saat itu orang-orang yang sakit di sekitar ibuku ternyata emninggal, salah asatunya bibiku. Dan juga teman dekat ibuku yang konon kabarnya akan membantu biaya ruah sakit ibuku kalau terpaksa dioperasi, ternyata meninggal menddak karemna kiecelkaan. Pikiran kalut, takut, dan rasnya lemah sekali. Aku merasa aku akan menjadi manusia paling lemah di dunia, tanpa ibuku diampingku.&lt;br /&gt; Aku juga melihat adikku yang masih kecil, aku tak tahu lagi bagaimana jika ia dtinggal  ibuku selagi dia masih remaja. Pikran-pikran buruk terua mengahntui pikiranku. Momen itu membuat akusdar, bahwa betapa aku sangat menyayangi ibuku sekali. &lt;br /&gt; Hingga suatu saat kerena ketakutan ku, aku mengahadp tuhan dalam doa, aku memohon dan sujud benar kepadanya. Bahkan aku berdoa, jika memang waktu Ibuku cukup disini, aku memohon dengan sangat untuk menukarkan usia tuaku dengan usianya sekarang. Itu karena aku takut kehilanganibuku. TUhan, aku belum bisa membuatnya bangga, seperti dia bangga akan adikku dan kakakku,. Aku belum bisa membuatnya tersenyum meilhat aku menjadi seperti yang dia daoakan. Aku masih jauh dari harapan ibuku. Aku akhirnya terakhri memohon kepada DIA untuk menginijkan setidfaknya Ibuku melihat adikku sukses. Takut itu, benar-benra rasa takut yang paling besar dalam hidupku selama ini. &lt;br /&gt; Tetapi tiba-tiba, TUHAN mendengar doaku. Entah mukjizat apa, sekarang ibuku sembuh dari penyakit itu. Bahkan diasekarang bisa berangkat lagi bekerja di kantor dengn semangat. Aku saat itu hanya menetesekan air mata dan berterima kasih pada Tuhanku.&lt;br /&gt; Jika ingatsaat-saat itu, aku menjadi orang yang tak mau menyakiti ibuku. Bahkan apa yang dikatakan ibku, apapun itu aku akan menurutinya , sekalipun itu sakit. Meang mulutku tak pernah bisa mengatakn aku mencintai ibuku, tapi aku akan selalu ada saat ibuku membutuhkan aku, karena ak usebenarnya sangat mencintainya lebih dari siapapun di dunia. Maafkan aku ibu, jika bebrapa waktu lalu aku sempat menyakiti ibu, Ampuni aku Tuhan, maafkan aku Ibu. Aku akan berusha untuk tidak mengulanginya lagi. Tuhan telah mengijinkan engkau, ibu untuk mendampingiku sampai saat ini. Dan aku tak akan menyia-siakan kesempatan Tuhan itu. Terima kasih Tuhan, karena mempunyai ibu sepertinya. Mom, I love you. [henry]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/42548079936130996-8857622579279274948?l=henry-21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://henry-21.blogspot.com/feeds/8857622579279274948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://henry-21.blogspot.com/2009/03/tuhan-jangan-ambil-ibuku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/42548079936130996/posts/default/8857622579279274948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/42548079936130996/posts/default/8857622579279274948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://henry-21.blogspot.com/2009/03/tuhan-jangan-ambil-ibuku.html' title='Tuhan, Jangan Ambil Ibuku….'/><author><name>Henry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18402634421711975450</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/-IcAImyHvFjg/TwZz7aosoCI/AAAAAAAAAEI/5C08QDis2X8/s220/IMG_4861.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/ScNT9eIBPYI/AAAAAAAAAC8/NTplbcyOQuU/s72-c/Mom+and+Son+at+Palm+Beach.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-42548079936130996.post-7968925032525576337</id><published>2009-02-20T21:55:00.000-08:00</published><updated>2009-03-09T10:45:37.463-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sosial-Politik'/><title type='text'>Difabel juga Manusia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/SZ-YELIU3iI/AAAAAAAAACc/G6HzjCLSq1M/s1600-h/logo-penyandang-cacat.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/SZ-YELIU3iI/AAAAAAAAACc/G6HzjCLSq1M/s320/logo-penyandang-cacat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305126083540344354" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Waktu Yesus sedang lewat, Ia melihat seorang yang buta sejak lahirnya. Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya, sehingga ia dilahirkan buta?" Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Cerita di atas merupakan penggalan kisah yang diambil dari kitab suci umat Kristiani tepatnya Kitab Injil Yohanes pada pasal 9. Jika kita lihat lebih seksama, tak hanya mukjizat dan kuasa Allah yang hendak dinyatakan pada cerita itu. Ada sebuah paradigma yang Yesus hendak uraikan dalam kisah itu. &lt;br /&gt; Jaman dulu, bagi bangsa Yahudi, orang yang memilki kecacatan, termasuk kebutaan dianggap sebagai orang yang mendapatkan kutukan bahkan tergolong kelompok najis. Tak hanya dahulu saja, bahkan sekarang pun banyak orang masih menganggap “ketidaknormalan fisik” sebagai sebuah aib bagi keluarga atau lebih buruk lagi dianggap sebagai kutukan. Hal itulah yang membuat sampai saat ini pun orang-orang yang memiliki kecacatan fisik menjadi kelompok marginal dalam masyarakat. &lt;br /&gt; Tetapi dalam kisah yang dijelaskan di atas, sangatlah berbeda dari anggapan orang pada umumnya. Yesus yang bagi umat Kristiani dipuja sebagai Tuhan berlaku terhadap si buta tadi dengan sangat luar biasa. Sebagai orang yang dididik dalam lingkungan adat dan agama Yahudi, Yesus memiliki pemikiran yang jauh lebih maju dari masyarakat pada umumnya. Penilaian Dia terhadap si buta sebagai sarana pekerjaan Allah, membuat kedudukan sosial si buta tadi tak lagi di bawah “manusia normal” atau manusia yang dianggap normal karena memiliki kesamaan fisik secara umum.&lt;br /&gt; Seharusnya sebagai manusia, kita juga memiliki pandangan seperti yang Yesus punya. Menempatkan masyarakat penyandang cacat bukan lagi sebagai aib atau bahkan kutukan tetapi sebagai Anugerah Allah. Itulah kehendak Allah, dan memang Allah memakai mereka untuk penyataan tertentu tentang kekuasaaan-Nya. Buta, tuli, tuna daksa, bukan menjadi halangan bagi Allah untuk menyalurkan berkatnya bagi umat manusia. &lt;br /&gt; Sejalan dengan paradigma Yesus tentang si buta, upaya menyetarakan mereka dengan masyarakat umum lainnya diperkuat lagi dengan munculnya konsep “difabel”. Dulu, orang banyak menyebut masyarakat yang memiliki kekurang lengkapan fisik maupun mental dengan sebutan penyandang cacat atau dalam bahasa Inggris lebih dikenal dengan istilah Disabilty Person. Tetapi konsep itu sudah jauh ditinggalkan dari paradigma ilmu sosial, penyandang cacat sekarang disebut sebagai masyarakat difabel. Difabel berasal dari kata different able people/person.  Ini bukan saja tentang perubahan sebutan nama saja, tetapi ini menjadi batu pijakan tentang mulai terjadinya penghapusan diskriminasi terhadap kelompok masyarakat difabel. Karena dalam konsep ini, mereka tak lagi dilihat sebagai orang yang memiliki keterbatasan fisik, tetapi hanya memiliki perbedaan kemampuan saja. &lt;br /&gt; Sebagai manusia sebagai individu, dan pemerintah sebagai alat kekuasaan negara menjadi sebuah keharusan untuk menempatkan masyarakat difabel sebagai sebuah bagian dari kelompok sasaran suatu kebijakan. Kebijakan yang dimuncukan oleh pemerintah seharusnya memliki pertimbangan ramah terhadap keberadaan difabel atau tidak.&lt;br /&gt; Saya juga ingat ketika berbincang-bincang dengan salah satu Ketua LSM yang bergerak pada advokasi difabel, Pak Sapto dari Talenta. Beliau sempat bilang bahwa, setiap manusia memiliki potensi untuk menjadi seorang difabel, bahkan orang yang dianggap normal pun. Kejadian kecelakaan, gempa, atau penyakit dapat membuat semua manusia  memliki potensi yang  sama umtuk menjadi difabel. Pernyataan itu membuat saya lebih berani untuk mengangkat  isu ini dalam tugas akhir kuliah saya. Sekaligus membuat kita sadar bahwa tak sepantasnya kita mendiskreditkan mereka sebagai kelompok marginal, toh kita juga sama dengan mereka. Sama sebagai manusia, yang bernafas dan bergerak.&lt;br /&gt; Semoga dengan tulisan ini, pikiran-pikiran busuk tentang keberadaan difabel lenyap dari muka bumi ini. Yah setidaknya terkikis sedikit dari pikiran kalian. [henry]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/42548079936130996-7968925032525576337?l=henry-21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://henry-21.blogspot.com/feeds/7968925032525576337/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://henry-21.blogspot.com/2009/02/difabel-juga-manusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/42548079936130996/posts/default/7968925032525576337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/42548079936130996/posts/default/7968925032525576337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://henry-21.blogspot.com/2009/02/difabel-juga-manusia.html' title='Difabel juga Manusia'/><author><name>Henry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18402634421711975450</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/-IcAImyHvFjg/TwZz7aosoCI/AAAAAAAAAEI/5C08QDis2X8/s220/IMG_4861.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/SZ-YELIU3iI/AAAAAAAAACc/G6HzjCLSq1M/s72-c/logo-penyandang-cacat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-42548079936130996.post-1145765415652780291</id><published>2009-02-10T07:40:00.000-08:00</published><updated>2009-03-09T10:47:29.649-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluh*kesah'/><title type='text'>Everythings will be fine…..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/SZGg_cb84zI/AAAAAAAAACU/tqtWazqRIdQ/s1600-h/home+page+850.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 293px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/SZGg_cb84zI/AAAAAAAAACU/tqtWazqRIdQ/s320/home+page+850.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301195248217416498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ku kira mudah untuk menempuh tugas akhir sebuah perkuliahan. Apalagi dengan latar belakang ilmu sosial dan ilmu politik, banyak orang yang bilang “..ah klo fisipol kan skripsinya gampang…”. Mereka bilang kalau tugas akhir fisipol cuman bercerita saja layaknya dongeng. Aku pun sempat terlintas demikian dalam benakku. Ehh….ternyata tak semudah itu kawan.&lt;br /&gt;BAJINGAN!!!!! Ini bukan dongeng kawan, ini sebuah pencarian fakta. Dari fenomena-fenomena yang ada kita yang akan merangkainya menjadi sebuah fakta tentang fenomena sosial politik pada masyarakat. Itu bukan perkara mudah,!&lt;br /&gt;Untuk membaut proposal penelitian saja, aku harus menghabiskan satu semester! Pertama aku mengira aku yang goblok, bikin proposal saja sampai selama itu. Memang aku bukan orang yang jenius, tapi aku juga punya ”modal nekad” itu kalau hanya untuk menghancurkan tembok itu. Dan sekarang masa untuk mencari data, lagi-lagi fase yang sulit untuk dilalui. Di ilmu atau jurusan lain, data penelitian bisa tinggal ambil atau comot, tapi untuk penelitianku tak semudah memanen apel dari pohonnya. Aku harus turun ke sana kemari, bergelut dengan lelah dan bosan, berkejaran dengan waktu untuk benar-benar mencari data yang valid. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;Haaaahhhhhhhhhhh....lagi, tapi tembok itupun tak akan mampu membuat ku berhenti dari lariku. Aku sudah berlari jauh ,dan tak ada alasan untuk berhenti di sini....karena perlombaan berikutnya telah menanti. Aku ingin berlari sekencang mungkin yang dapat aku bisa, supaya tembok besar itupun dapat kutabrak. LORD JESUS! Help me..please....I can’t do anything without you.........,,,,, and I belive in YOU, aku dapat melalui ini. &lt;br /&gt;Yes, I’m sure..Everything will be fine..coz I’m with YOU!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/42548079936130996-1145765415652780291?l=henry-21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://henry-21.blogspot.com/feeds/1145765415652780291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://henry-21.blogspot.com/2009/02/everythings-will-be-fine.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/42548079936130996/posts/default/1145765415652780291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/42548079936130996/posts/default/1145765415652780291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://henry-21.blogspot.com/2009/02/everythings-will-be-fine.html' title='Everythings will be fine…..'/><author><name>Henry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18402634421711975450</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/-IcAImyHvFjg/TwZz7aosoCI/AAAAAAAAAEI/5C08QDis2X8/s220/IMG_4861.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/SZGg_cb84zI/AAAAAAAAACU/tqtWazqRIdQ/s72-c/home+page+850.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-42548079936130996.post-1980003308112940726</id><published>2008-12-29T01:07:00.000-08:00</published><updated>2009-03-09T10:48:15.129-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluh*kesah'/><title type='text'>Mencintai Bayangan Itu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/SViVliudC0I/AAAAAAAAACE/wDfOaxeVIQQ/s1600-h/I_Love_You_by_xXBeastOfBloodXx.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 246px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/SViVliudC0I/AAAAAAAAACE/wDfOaxeVIQQ/s320/I_Love_You_by_xXBeastOfBloodXx.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285138634928622402" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Have you seen “Pride and Prejudice”? Film yang luar biasa menurutku. Film yang membuat tersenyum pahit dan bergidik. Bagaimana cinta itu seperti sebuah taman yang dipenuhi tanaman indah dan sejuknya hawa embun. Perjuangan dan pengorbanan cinta yang membuat wanita luluh dan tersentuh. Fuiiih….aku iri pada cerita itu…..Iri pada alur, dan kisahnya. Mungkinkah kisahku juga seindah cinta mereka?&lt;br /&gt; Selama ini, 21 tahun aku menjalani hidupku. Sebelumnya bagiku cinta itu hanya untuk keluarga dan Tuhan terutama untuk ibuku. Tapi aku baru benar-benar merasakan sakitnya jatuh ke dalam cinta waktu umurku 20 tahun. Lucu memang, selama ini tak ada wanita yang benar-benar bisa membuatku bertekuk lutut dan terus tersenyum seperti orang gila. &lt;br /&gt; Pertama kali aku mengenalnya, tak ada perasaan khusus saat melihat wajahnya. Seperti biasa, nothing special for me….bahkan akupun tak tertarik untuk mengenal namanya. Tapi dalam sebuah masa, waktu yang cukup lama. Aku diijinkan Tuhan untuk tinggal bersama dengan dia, dalam sebuah rumah, dalam sebuah kehidupan rutin, yang jauh  dari kelargaku. Yah…entah angin apa yang merasuki, pertama kalinya dalam hidupku aku dibuat kagum oleh seorang wanita. Benar-benar kagum…luar biasa. &lt;br /&gt; Bukan parasnya, bukan juga cara bicaranya, tapi semuanya. Dia terlihat begitu cantik saat dia bicara, tertawa, senyum, bahkan marah sekalipun. Sampai saat ini pun aku juga masih bertanya-tanya? Apa yang membuat aku kecanduan terhadapnya….&lt;br /&gt; Gila…..! apa lah yang kurang dari dirinya. Dia manis, pintar, keibuan, mandiri, dan apa lagi, sampai setiap kata-kata yang muncul dalam pikiranku pun tak mampu menggambarkan betapa luar biasanya dia bagiku. &lt;br /&gt; Tapi, masa itu telah habis. Aku ingat perpisahan yang membuatku  benar-benar tak mapu menahan air mataku ’tuk jatuh. Padahal, bagiku sangat memalukan, seorang pria muda menangis di depan wanita. Tapi, persetan dengan itu! Tanganku pun bahkan tak mampu melepaskan tangannya, ingin rasanya setiap ruas jariku mengisi ruas jarinya untuk selamanya.&lt;br /&gt; Tapi tak seindah cerita-cerita cinta. Aku hanya bisa mengenalnya sebatas itu. Keyakinan dan nilai yang dibangun oleh manusia sok suci yang membuatku tak mampu mendekatinya. Sakit memang, sakit sekali. Bahkan rasa itu masih ada sampai sekarang. Tapi aku tak ingin menghliangkan rasa sakit itu, karema aku takut bayangan itu juga akan hilang saat sakit itu juga pergi. &lt;br /&gt; TUHAN….kenapa rasa itu datang dan rasa itu pergi jua. Tak bisakah kau menjadikan bayangan i tu milikku. Berikan saja kesempatan itu Tuhan, kesempatan untuk mengenalnya lebih dekat lagi. Dan aku tak akan membuang kesempatan itu, aku hanya ingin dia tahu bahwa hatiku dan hidupku ada untuk dia. Aku hanya ingin dia tahu bahwa aku mencintai dia lebih dari siapapun. Hhmmmm….andai saja aku bisa menjadi pundak bagi dia saat dia menangis, simpul yang bisa membuat dia tersenyum, dan embun yang menyejukkan hatinya. Semoga Tuhan mendengar isi hatiku dan aku mendengar  jawabannya. Amen!&lt;br /&gt; Haruskah aku belajar untuk melupakannya????&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/42548079936130996-1980003308112940726?l=henry-21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://henry-21.blogspot.com/feeds/1980003308112940726/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://henry-21.blogspot.com/2008/12/mencintai-bayangan-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/42548079936130996/posts/default/1980003308112940726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/42548079936130996/posts/default/1980003308112940726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://henry-21.blogspot.com/2008/12/mencintai-bayangan-itu.html' title='Mencintai Bayangan Itu'/><author><name>Henry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18402634421711975450</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/-IcAImyHvFjg/TwZz7aosoCI/AAAAAAAAAEI/5C08QDis2X8/s220/IMG_4861.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/SViVliudC0I/AAAAAAAAACE/wDfOaxeVIQQ/s72-c/I_Love_You_by_xXBeastOfBloodXx.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-42548079936130996.post-6901367627494749957</id><published>2008-12-20T23:58:00.000-08:00</published><updated>2009-03-09T10:51:01.351-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keluh*kesah'/><title type='text'>Welcome and Merry Christmas!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/SU34v6LVnPI/AAAAAAAAABU/3sZivQ96_IY/s1600-h/paintedWorld.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 289px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/SU34v6LVnPI/AAAAAAAAABU/3sZivQ96_IY/s320/paintedWorld.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5282151439929810162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;fuiiih.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya satu tahun 'dah terlewati lagi. Menjelang tahun baru, dan di usiaku ini, aku jadi bergairah untuk menulis. Menerjemahkan semua apa yang aku pikirkan dalam rangkaian kata. Mungkin hanya sebuah tulisan sederhana, dan bukan sensasional. Karena aku pun masih belajar untu kemnulis, menuangkan pendapat, hanya untuk mewarnai dunia ini agar lebih baik dari kemaren. Dan esok pagi itu pasti! Selamat hari Natal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat datang di blogku..........selamat datang dunia yang lebih baik!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/42548079936130996-6901367627494749957?l=henry-21.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://henry-21.blogspot.com/feeds/6901367627494749957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://henry-21.blogspot.com/2008/12/welcome-and-merry-christmas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/42548079936130996/posts/default/6901367627494749957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/42548079936130996/posts/default/6901367627494749957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://henry-21.blogspot.com/2008/12/welcome-and-merry-christmas.html' title='Welcome and Merry Christmas!!!'/><author><name>Henry</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18402634421711975450</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='21' src='http://2.bp.blogspot.com/-IcAImyHvFjg/TwZz7aosoCI/AAAAAAAAAEI/5C08QDis2X8/s220/IMG_4861.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_sUA701Wi6H4/SU34v6LVnPI/AAAAAAAAABU/3sZivQ96_IY/s72-c/paintedWorld.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
